Luka yang menumbuhkan kekuatan
Kadang yang paling menyakitkan bukan perjuangan, tapi kenyataan ketika pernah ada di samping seseorang saat dia belum punya apa-apa, lalu dilupakan ketika semua sudah dia genggam. Ada luka yang tak terlihat, rasa kecewa yang tak terucap. Namun dari sanalah tumbuh kekuatan baru kesadaran bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh siapa yang bertahan, tapi oleh seberapa kuat bangkit dan melangkah lagi. Tidak semua kehilangan berarti kekalahan, karena ada saatnya puncak yang dibangun sendiri akan terasa jauh lebih berharga daripada singgah di puncak milik orang lain.
Komentar
Posting Komentar